ITU KITAB SUCI APA SKRIPSI, KOK ADA REVISINYA ?

pertama, dasar lu apa ngomong gini ?

masalah terjemahan ?

terjemahan Al-Kitab itu bisa berubah-ubah karena Al-Kitab juga diterjemahkan ke bahasa yang labil kaya bahasa Indonesia, mksdnya bahasa yang berkembang, jadi terjemahannya bisa berubah-ubah, tapi apa “Teks Asli”nya udah diubah ? simak makanya.
Al-Kitab orang Kristen secara garis besar dibagi menjadi 2 bagian, yaitu yang kita sebut Perjanjian Lama dan yang kedua disebut Perjanjian Baru.
Apa itu Kitab Perjanjian Lama ?

Kitab Perjanjian Lama ini Kitabnya orang Yahudi, ini bukan buatan Gereja, Gereja cuman minjem aja langsung jadi.

Isi dari Perjanjian Lama ini dibagi menjadi 4 bagian: Taurat, Kitab-kitab sejarah, Kitab Para Nabi dan Kitab-kitab Kidung :
Lukas 24:44

Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab TAURAT Musa dan KITAB NABI-NABI dan KITAB MAZMUR.”
Apa itu Perjanjian Baru ?

Perjanjian Baru itu isinya Injil(Matius, Markus, Lukas dan Yohanes), Kisah Para Rasul, Surat Apostolik(Roma, Korintus, Dll), dan Wahyu.

Ini agak panjang penjelasannya disini, jadi harus gua kasih kacamata yang benar dulu untuk baca penjalasan gua, bahwa Al-Kitab itu bukan gedebuk turun dari langit, dan Al-Kitab itu bukan Firman Allah sebab Firman Allah adalah Pribadi yaitu Yesus, sedangkan Al-Kitab adalah TULISAN TENTANG ALLAH DARI ORANG-ORANG KUDUS, ya ibarat kata wahyu ilahi yang dituliskan gitu lah.
Kalau Perjanjian Lama, orang Kristen plek langsung minjem punya Yahudi, Perjanjian Baru itu enggak, Perjanjian baru ini tulisan Para Rasul/Murid Rasul tentang Allah.
Jadi, dulu itu Gereja gak langsung gedebuk megang 27 Kitab PB(Perjanjian Baru), justru ada Gereja nya dulu baru Suratnya, ya gak mungkin dong Gereja di Tesalonika udah megang gedebuk 27 Kitab PB sebelum Rasul Paulus ngirim Surat, jelas harus ada Gereja di Tesalonika dulu baru Rasul Paulus ngirim surat ke Gereja di Tesalonika, kalo gaada Gerejanya terus Rasul Paulus ngirim surat kemane ? ke pala lu ? dan menurut sejarah, bagian PB yang pertama kali ditulis itu surat Paulus kepada Gereja di Tesalonika yang pertama

Jadi sudah jelas disini Gereja ada dulu baru ada Al-Kitab. Paham disini kan ?
KENAPA ADA 27 PEMBAKUAN KITAB PERJANJIAN BARU ?
Dari dulu sebenernya orang Kristen udah membaca koleksi tulisan-tulisan Para Rasul di Gereja masing-masing ditengah ibadah dan memposisikan koleksi tulisan-tulisan Para Rasul setara dengan Perjanjian Lama sebagai pengukur iman, walaupun belum ada ketetapan baku masalah ini.
Lalu ketenangan tradisi ini terusik semenjak ada si kampank satu ini yang namanya harus lu inget baik-baik di otak, sampe ada namanya si kampank Marcion, dia anak Uskup(jaman dulu Uskup masih dapat dipilih dari Imam yang menikah) di Asia Kecil/Turki dan dia ini orang kaya karena dia saudagar yang punya kapal(ibarat kata jaman sekarang kaya CEO perusahaan yang punya mobil ferari), si bangsat ini mampus tahun 160 M, dia ini menolak seluruh Kitab-kitab berbau Yahudi yang dibacakan di Gereja, apa aja itu ? yang jelas seluruh isi Perjanjian Lama, dan Matius, Markus, Yohanes, Dll

kenapa ? mungkin gini isi kepalanya marcion si tolol “Matius itu orang Yahudi, gaasik su baca kitabnya, buang aja dah”, alhasil dia cuman nerima sebagian kecil Kitab Lukas karena Lukas bukan orang Yahudi, dan itupun dipotong-potong, dia juga menerima beberapa surat-surat Apostolik Rasul Paulus yang mungkin karena alasan Rasul Paulus tidak terlalu menekankan adat Yahudi semenjak jadi Kristen, inipun hanya beberapa.
Nah Gereja yang imannya terusik karena si kampank Marcion ini, akhirnya Gereja berkumpul dan berkonsili, disini mulai Bapa-Bapa Gereja kasih cap “nih kitab palsu”, “nih dibaca di Gereja”, “nih begini”, “nih begono”, kenapa ? karena dulu banyak banget kitab-kitab gk jelas buatan orang gnostik(mungkin semacam kebatinan kejawennya orang Yunani) yang tulisannya “Injil Tomas” tapi tau-taunya yang nulis Tomas tukang ketoprak bukan Santo Tomas Rasul, ini kan membingungkan, sama aja kaya sekarang ada tulisan klasik namanya “Injil Barnabas” eh tau-taunya yang tulis barnabas tukang obat kuat si murtadin(dulunya kristen terus jadi kafir) bukan Santo Barnabas.

Seiring berjalannya masa-masa sengit dalam memilah milih mencap sana sini mana yang sesat dan tidak akhirnya Gereja menetapkan patokan syarat Kitab Perjanjian Baru, berikut syaratnya:
-Ditulis oleh Para Rasul Kristus atau kerabat erat Rasul(contoh: Injil Lukas)
-Diterima secara universal oleh seluruh wilayah Gereja.
-Sesuai dengan ajaran sehat Gereja yang universal,

jadi kaga bisa misalnya buku diary Para Rasul lu jadiin acuan Theologi.
Dan akhirnya disahkanlah pada Konsili di Kartago tahun 397 M, yeayyy akhirnya disini kita punya Kanon(Tolak Ukur) Al-Kitab yang utuh supaya bisa ngelawan para bidat dengan bukti yang jelas.

Nah uniknya sebelum tahun 397 M udah ada Bapa-Bapa Gereja yang menulis baku 27 Kitab PB, siapa saja itu ?

Eusebius awal abad ke 4, Athanasius Aleksandria 367 M, Jerome 382 M, Rufinus 390 M, dan Agustine 394 M.

jelasin Perjanjian Lama udah, Perjanjian Baru udah, oh iya gua lupa bahas yang pokok masalahnya

APAKAH AL-KITAB DIUBAH/DIREVISI  ?

sabar, belum sampai kesini bangsat, sekaramg kita pada pertanyaan “APA BAHASA ASLI AL-KITAB ?”

Yang jelas Perjanjian Lama bahasa Ibrani dan Perjanjian Baru bahasa Yunani,

Kenapa ? karena Perjanjian Lama ditulis sama orang-orang Israel yang pada zaman PL(Perjanjian Lama) ini Bahasa Ibrani menjadi bahasa liturgis(ibadah) dan sehari-hari orang Israel, lalu PB dengan bahasa Yunani karena bahasa Yunani itu bahasa internasional pada masanya, bahkan orang-orang Yahudi mulai ke yunani-yunanian(Yahudi Helenis) dan orang-orang Yahudi Helenis ini tercatat dalam Al-Kitab:

Kisah Para Rasul 9:29

Ia juga berbicara dan bersoal jawab dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, tetapi mereka itu berusaha membunuh dia.

Jadi keliru banget kalo ada orang yang bilang “bahasa PB itu aramaik”, Yesus memang bahasa ibunya aramaik, tapi untuk apa Para Rasul tulis pake bahasa aramaik ? sedangkan bahasa aramaik jaman dulu itu kaya bahasa betawi, cuman jadi bahasa ngobrol nyablek sehari-hari aja, sedangkan banyak orang saling memakai bahasa Yunani karena bahasa Yunani itu bahasa internasional pada zamannya,

lah kalau PB ditulis pake bahasa aramaik, gimana kabarnya Lukas yang nulis surat buat Theopilos ? emgnya si Theopilos bisa bahasa Aramaik ? ini sama aja kaya nulis surat buat ratu elizabeth tapi pake bahasa betawi, kaga bakal ngerti dia.

Dan sedangkan pada masa itu jangkauan Gereja mengInjil itu bukan cuman orang Yahudi aja tapi sampai ke ujung bumi(tak terhingga), ya jelas jalannya Para Rasul harus nulis Kitab pake bahasa Yunani yang adalah bahasa internasional pada masanya, jdi tulisannya bisa menjangkau sampai ujung bumi. Paham ?

“PB itu pake bahasa Ibrani !” mati ae lu, orang Yahudi masa itu aja pada helenis, lu malah kesangean ama Ibrani.

Gereja dalam Liturgisnya sejak awal tidak memakai Perjanjian Lama bahasa asli Ibrani(Masoret), ya jelas dong orang Gereja pada banyak yang gak bisa bahasa Ibrani, masa orang Roma yang baca Ibrani aja gak ngerti mau dipaksa baca PL bahasa Ibrani, tetapi Gereja memakai PL terjemahan bahasa Yunani yang disebut Septuaginta.

Apa itu Septuaginta ?

Septuaginta ini artian bahasa latin yang artinya 70(LXX), ini merujuk kepada terjemahan Kitab-Kitab Yahudi(Perjanjian Lama) kedalam bahasa Yunani Koine(Bahasa yang sama untuk menulis PB) oleh 70 Sarjana Yahudi pada abad 3 SM, atau istilah Yunani nya “i metafrasis ton evdomikonta“.

Gunanya apa terjemahan ini ? karena dulu banyak orang Yahudi di Alexandria(Mesir) gak bisa sama sekali bahasa Ibrani tapi fasihnya minta ampun kalau bahasa Yunani, disini jelas membuktikan bahkan masa pra-Yesus pun orang-orang Yahudi di diaspora gak bisa sama sekali bahasa Ibrani tapi fasih minta ampun untuk urusan Yunani.

Nah Gereja menerima mentah-mentah terjemahan Septuaginta punya nya orang Yahudi ini tanpa revisi sama sekali, gapake ubah-ubah gaya bahasa tapi langsung dipake, dibaca di Gereja-Gereja.

APA KITAB SUCI SUDAH DIREVISI ?

ya kitab suci sudah direvisi sama ajaran-ajaran sesat macam mormon, saksi jehovah, dll bahkan dari awal munculnya ke Kristenan udah di revisi sama marcion si bangsat. Tetapi,

APAKAH KITAB SUCI YANG ASLI SUDAH HILANG ?

TIDAK !

apa buktinya ?

Kita sudah tau bahwa PB itu berbahasa asli Yunani Koine, dan Gereja memakai Al-Kitab Septuaginta yang ini adalah Kitab Yahudi yang diterjemahin sama orang-orang Yahudi sendiri, nah Gereja Orthodox dan Gereja Katolik Timur yang berbahasa Yunani SAMPAI HARI INI walaupun bahasa Yunani sudah berkembang, mereka tetap menggunakan Bahasa Yunani Koine BUKAN YUNANI MODERN dalam membaca teks Injil dan surat-surat apostolik setiap minggunya dan setiap harinya, bukan cuman Kitab Suci aja, bahkan mereka full ibadah pake bahasa Yunani Koine.

Gua inget pernah liat video youtube, ada Imam Orthodox Yunani di Yunani baca Injil bahasa Yunani Modern waktu ibadah, terus langsung diomelin ama umatnya, disini membuktikan kalau Al-Kitab direvisi itu nihil banget karena setiap minggu dan setiap hari terus di baca Gereja dan biara-biara Gereja Orthodox dan Katolik Timur yang berbahasa Yunani, ada yang keubah dikit aja psti pada kerasa.

Jadi, kita orang-orang Kristen sudah seharusnya memberi hormat kepada Gereja-Gereja yang menjaga keotentikan Kitab Suci kita, yaitu mereka yang dengan setia masih menggunakan bahasa Yunani Koine.

jadi jelas disini point-pointnya:

  • terjemahan al-kitab bisa diperbaharui tergantung perkembangan bahasa
  • ada ajaran-ajaran sesat yang merombak al-kitab
  • teks asli al-kitab masih ada sampai hari ini bahkan masih lestari dibaca dalam Gereja Orthodox dan Katolik Timur yang berbahasa Yunani

Refrensi:

-F.G. Kenyon, The Chester Beatty Biblical Papyri. III. 1 Pauline Epistles and Revelation. Text, London: E. Walker, 1934

-Bruce F. F (1988). The Canon of Scripture. InterVarsity Press.

Francis, Havey (1907), “African Synods”,  The Catholic Encyclopedia, New York: Robert Appleton Company

A. Kenneth Curtis, J. Stephen Lang & Randy Petersen, 100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

-C.G, Bateman, Origens Role In The Formation Of The New Testament Canon

-Schaff Philip(1893). A Select Library of Nicene and Post-Nicene Fathers of the Christian Church.

Rufinus, Tyrannius. Encyclopedia Britanica

-Brown, Raymond E(1997). An Introduction to the New Testament. Anchor Bible Reference Library; New York: Doubleday.

Jewish Encyclopedia: Hellenism: Range of Hellenic Influence

-Irenaeus, Against Herecies Book III

The Septuagint Onlinecontains the Septuagint Old Testament using the NKJV as a base text

-Demitrios J. Constantelos. The Greek Orthodox Church: faith, history, and practice, Seabury Press, 1967

Penulis: serbet

4 comments

    1. Tuhan sertamu !
      pej kami disuspen sama fb untuk sementara karena ada yang report post-an gua yang nulis kata2 Romo Magnis tentang eljibiti dan menjelaskan sedikit tentang pandangan Gereja. Berdoalah bagi kerahiman Allah, semoga selasa siang sudah bisa digunakan
      -serbet

      Like

Leave a Reply to abdlsablonkaosbekasi Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.