trinity

Tuhan sertamu
Dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus.

TRITUNGGAL MAHA KUDUS

Tritunggal adalah artian dalam theologi Kristen yang menjelaskan tentang tiga hypostasis(realita konkrit) didalam ALLAH YANG SATU, disini Tritunggal BUKAN menceritakan “allah ada berapa” tetapi menjelaskan tentang KEBERADAAN DIDALAM ALLAH YANG SATU.

Tokoh Kristen yang tercatat pertama kali menggunakan artian Tritunggal adalah Santo Theofilus dari Antiokhia diakhir abad 2 M. Bila kita lihat dalam Alkitab memang tidak ada artian “Tritunggal” secara eksplisit, tetapi dalam Alkitab, Yesus memberikan amanat agung kepada Para Rasul untuk membaptis seluruh bangsa atas Nama Bapa, Anak dan Roh Kudus(bdk. Matius 28:19), yang ini adalah inti dari “pengajaran Tritunggal”. Jadi, Tritunggal adalah suatu “pengajaran” yang mempermudah kita memahami tentang KEBERADAAN ALLAH YANG SATU MENURUT KITAB SUCI.

SANG BAPA

“kalo tuhan itu bapa, mengapa ia tidak memiliki istri ? mengapa memiliki anak tapi tidak memiliki istri ?”
Allah disebut Sang Bapa bukan karena ada hubungan biologis dengan kita. Dalam tradisi Semitik, Bapa adalah gelar terhormat, seperti Bapa Abraham, Ishak dan Yakub, sebagaimana dalam tradisi orang Nusantara dulu ada sebutan “Bapa Angkasa” dan “Ibu Pertiwi“, ini bukan serta merta diartikan secara biologis kalau Angkasa berhubungan intim dengan Pertiwi terus lahir orang-orang Indonesia, maksudnya disini adalah Langit(Angkasa) melindungi dan memberi hujan bagi tanah/bumi(Pertiwi), yang dari Ibu Pertiwi ini kita bisa makan, ini gambaran seperti bapa mencari nafkah lalu ibu menyusui anak-anaknya.
Sebagaimana juga artian Sang Bapa disini bukan arti biologis, oleh karena dari TUHAN ada segala sesuatu, dan TUHAN memelihara segala yang Dia ciptakan oleh karena itu Dia disebut Sang Bapa,

Mazmur 68:5
Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;

Mari kita berpikir disini, bila TUHAN adalah kekal dan segala sesuatu yang ada didalam TUHAN adalah kekal juga adanya, apakah gelar TUHAN sebagai Bapa juga kekal ? yuk mari kita lanjut baca.

SANG FIRMAN SEBAGAI SANG ANAK

Mengapa Firman disebut Anak ? kapan dikandungnya dan kapan dilahirkanNya ? mungkin ini adalah pertanyaan yang sering sekali dipertanyakan tentang Tritunggal, jadi mari saya beri penjelasannya.

bilamana manusia akan berkata(berfirman) pasti dia akan MENGANDUNG pemikiran yang akan dikatan dulu didalam pikirannya, lalu akhirnya MELAHIRKAN perkataan yang mengeluarkan suara.

Yohanes 8:42 Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.

Bila Yesus KELUAR DARI ALLAH, maka sebelumnya Yesus ada dimana ? YA DIDALAM ALLAH, bila Yesus ada didalam Allah lalu keluar dari Allah, apakah keilahian Yesus dapat ditolak ? YA TENTU TIDAK ! sebab TIDAK ADA MAKHLUK DIDALAM DIRI ALLAH YANG SATU.

lalu apa maksud Yesus Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. ?

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, disini Allah Sang Bapa bagaikan pikiran yang mengatur apa yang akan dikatakan, dan segala sesuatu yang dikatakan pasti sesuai dengan apa yang dipikirkan, nah inilah maksud Yesus berkata “Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.”, sebab PERKATAAN(Sang Firman Allah) MEMANG TIDAK MENGATUR APA YANG AKAN DIKATAKAN tetapi PIKIRANLAH(Allah Sang Bapa) YANG MENGATUR APA YANG DIKATAKAN.

Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

kurang asyique ya kalau gak pake bahasa aslinya

ΙΩΑΝΝΗΝ(Yohanes) 1:1 εν αρχη ην ο λογος και ο λογος ην προς τον θεον και θεος ην ο λογος

HEN ARKHEE en o logos ke ho logos EN PROS TON THEON KE THEOS EN HO LOGOS

HEN ARKHEE disini bermakna sangat dalam sekali, yaitu “pada mulanya banget”, sebelum segala sesuatu dijadikan, sebelum ada waktu, kalau sebelum segala sesuatu dijadikan bahkan sebelum adanya waktu, hal apa lagi itu selain ALLAH ? yang jelas bukan energi Allah, sebab energi Allah adalah hasil dari aktivitas Allah, energi Allah memiliki asal mula dan energi Allah TIDAK BERSAMA ALLAH DIDALAM HEN ARKHEE NYA ALLAH. Jadi kalau udah jelas HEN ARKHEE EEN O LOGOS(PADA KEKALNYA (DIA)ADALAH FIRMAN), ya jdi disini aja udah jelas kalau Logos(Sang Firman) itu ya Allah karena dia ada sebelum segala sesuatu dijadikan, bahkan sebelum dimensi ruang dan waktu dijadikan.

KE O LOGOS EN PROS TON THEON, ini lebih-lebih jelas lagi,
DAN (DIA)FIRMAN “MELEKAT SEHAKEKAT”(Pros) DENGAN ALLAH(TON THEON), hal apa lagi yang MELEKAT SEHAKEKAT dengan Allah didalam hen arkhee-Nya Allah kalau bukan Allah itu sendiri ?

oleh karena itu

KE THEOS HEN O LOGOS

DAN (DIA)FIRMAN ITU ADALAH ALLAH.

ΙΩΑΝΝΗΝ(Yohanes) 1:14 και ο λογος σαρξ εγενετο και εσκηνωσεν εν ημιν και εθεασαμεθα την δοξαν αυτου δοξαν ως μονογενους παρα πατρος πληρης χαριτος και αληθειας

Ke o logos sarx hegeneto ke heskeenoosen en hymin ke hetheasametha ten doxan autou doxan hos monogenous para patros pleerees kharitos ke aletheias

dan firman itu telah menjadi daging(sarx), dan berdiam diantara kita, bahkan kita telah melihat kemuliaanNya, kemuliaan Yang Tunggal/Yang Unik(monogenous) dari Sang Bapa, penuh dengan anugrah dan kebenaran.

Yohanes 1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.

Maka disini Allah disebut Sang Bapa dan Sang Firman disebut Sang Anak bukan karena masalah biologis, tapi ini semua lebih kepada masalah Theologis oleh sebab ALLAH SANG BAPA ADALAH ASAL DARI SANG FIRMANNYA, dan Sang Firman ini DIKANDUNG DIDALAM SANG BAPA LALU DIPERANAKKAN KELUAR DARI SANG BAPA supaya kita manusia dapat mengenal Allah, sebab darimana lagi kita dapat mengenal Allah kalau bukan Allah sendiri yang menyatakanNya ?

SANG ROH KUDUS

Kejadian 1:2-3 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

Disini sangat jelas keberadaan Allah didalam penciptaan, dimana Roh Allah/Roh Kudus MELAYANG-LAYANG diatas permukaan air dan Firman Allah menciptakan terang. Apakah disini berarti Allah menciptakan dengan bantuan makhluk lain ? oh tidak, sebab Allah menciptakan segala sesuatu sendiri tanpa bantuan siapapun, maka sudah jelas disini Roh Allah dan Firman Allah ya adalah Allah itu sendiri.

“Mengapa ada Roh Allah dan Firman Allah dalam penciptaan ?”

Begini, roh adalah hidup, dan lambang daripada kehidupan adalah nafas, maka nafas adalah gambaran daripada roh itu sendiri. Nah, bila kita BERFIRMAN(BERKATA) maka disaat yang sama kita juga BERNAFAS, lalu FIRMAN kita MERAMBAT MELALUI NAFAS(ROH) sampai akhirnya dapat mengeluarkan suara dan terdengar oleh orang-orang. Seperti inilah gambaran mengapa dalam penciptaan ada Allah(Sang Bapa), RohNya dan FirmanNya, sebab disaat FIRMAN DILAHIRKAN(DIEKSPRESIKAN) DARI SANG BAPA disaat yang sama juga SANG ROH ITU KELUAR(TEREKSPRESIKAN) DALAM SAAT YANG BERSAMAAN barulah kedaulatan Allah itu terjadi dalam bentuk ciptaan, maka disini jelas bahwa Allah, FirmanNya dan RohNya BUKANLAH TIGA ALLAH tetapi SATU ALLAH, penjabaran ini BUKAN MENJELASKAN ALLAH ADA BERAPA tetapi MENJELASKAN KEBERADAAN DIDALAM ALLAH.

Mazmur 33:6 Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya.

“saya rasa Roh Allah hanya energi Allah saja”

Jelas tidak, sebab Roh ini Hidup dan membuat hidup bagi manusia

Ayub 33:4 Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup.

Ayat diatas adalah gaya puisi Ibrani yang dalam bahasa latin disebut pararelismus membrorum(kesejajaran arti), dimana subjek klausa pertama sejajar dengan subjek klausa kedua, sesuai yang saya jelaskan tadi bahwa nafas adalah lambang daripada roh itu sendiri.

Disini jelas dituliskan “MEMBUAT”, apakah “energi” atau “daya” atau apalah itu apakah bisa melakukan suatu pekerjaan ? jelas tidak, oleh sebab itu sangat sesuai dalam penjabaran Tritunggal, Roh Kudus itu diposisikan sebagai Hypostasis daripada Allah yang satu itu. Bahkan Roh Kudus ini juga bisa didustai, apakah “daya” atau “energi” dapat didustai ? dan dijelaskan pula MENDUSTAI ROH KUDUS SAMA DENGAN MENDUSTAI ALLAH :

Kisah Para Rasul 5:3-4 Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau MENDUSTAI ROH KUDUS dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi MENDUSTAI ALLAH.”

Allah didalam kekekalan dan mengapa ada penciptaan

1 Yohanes 4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, SEBAB ALLAH ADALAH KASIH.

sekarang kita berpikir, kalau Allah itu KEKAL maka segala yang ada didalam Diri Allah adalah kekal, ya kan ? ya tentu dong, termasuk ALLAH ADALAH KASIH, Kalau “KASIH” Allah ini kekal, lalu kepada siapa kasih ini diekspresikan ? sedangkan Kasih itu menuntut adanya hypostasis kedua, contoh : “saya mengasihi pacar”, maka disini adanya pribadi yang lain.
Nah pertanyaannya, kalau Allah adalah Kasih dan kasihNya Allah adalah kekal, lalu kepada siapa kasih ini dilontarkan ? sedangkan didalam kekekalan, pada mulanya, pada hen arkhee-Nya Allah ini tidak ada siapapun kecuali Allah, waktu aja gaada.
Yup anda benar :

Yohanes 17:24 Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab ENGKAU TELAH MENGASIHI AKU SEBELUM DUNIA DIJADIKAN.

Jadi, sejak kekekalanNya, Allah Sang Bapa ini mengasihi Sang FirmanNya, dan Sang FirmanNya ini juga :

Yohanes 14:31 Tetapi supaya dunia tahu, bahwa AKU MENGASIHI BAPA dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini.”

Maka disini ada kasih timbal balik antara Sang Bapa dengan Sang Firman dan Sang Firman kepada Sang Bapa, maka sebelum adanya ciptaan, ALLAH ITU TIDAK NGANGGUR, karena ada kasih timbal balik didalam Diri Allah.
Jelaskan juga didalam :

Roma 5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah DICURAHKAN di dalam hati kita OLEH ROH KUDUS yang telah dikaruniakan kepada kita.

Nah kalau Roh Kudus ini juga disebut Roh Kekal(Ibrani 9:14), maka fungsi Roh Kudus yang MENCURAHKAN KASIH ini juga kekal.
Maka disini dalam kekekalan sebelum adanya ciptaan ada ikatan kasih tanpa henti DIDALAM DIRI ALLAH YANG SATU dari Sang Bapa kepada Sang Firman yang dicurahkan oleh Sang Roh Kudus, dan dari Sang Firman kepada Sang Bapa yang dicurahkan oleh Roh Kudus.
Oleh sebab itu kalau ada orang bilang “Allah itu Kasih dan KasihNya kekal” maka dia meng amin kan bahwa Allah harus Tritunggal, mengapa ? karena Kasih itu memerlukan tiga Hypostasis ini, dari sini kita tahu bahwa Tritunggal bukan berbicara “allah ada berapa” tetapi Tritunggal ini menjelaskan “keberadaan dalam Diri Allah”.

Nah jadi didalam kekekalan ini ada putaran cinta kasih yang amat dahsyat didalam Diri Allah yang satu ini, tetapi “kasih” itu sifatnya harus mendorong keluar, harus ada sesuatu yang dicurahkan kasihnya, sedangkan didalam kekekalan itu gaada siapa-siapa, yang ada hanyalah Allah yang satu, maka oleh karena kedaulatan Allah, cinta kasih Allah ini meledak keluar dan terjadilah ciptaan sebab Allah adalah Kasih dan Berdaulat.

Jadi disini sudah jelas bahwa pengajaran Tritunggal adalah penjabaran tentang KEBERADAAN ALLAH YANG SATU berdasarkan Alkitab, Tritunggal BUKAN menjelaskan “Allah ada berapa” sebab Allah hanya satu. Logikanya begini: diri saya HANYA SATU tetapi didalam DIRI SAYA YANG SATU terdapat PIKIRAN SAYA, PERKATAAN SAYA, dan ROH NAFAS KEHIDUPAN SAYA, bila saya menjelaskan “didalam diri saya terdapat pikiran, perkataan dan roh nafas kehidupan” ini BUKAN bermakna saya mengatakan bahwa diri saya ada banyak, diri saya TETAP SATU, maka “pikiran, perkataan dan roh nafas kehidupan” bukanlah berarti saya ada banyak, saya TETAP SATU, dan ini semua adalah penjelasan tentang KEBERADAAN DIDALAM DIRI SAYA YANG SATU.

Bahkan Yesus menyuruh Para Rasul untuk membaptis seluruh bangsa didalam Nama Tiga Hypostasis Allah.

Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam Nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

SYAHADAT NIKEA-KONSTANTINOPEL, terjemahan Katolik :

Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan
dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,
Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.
Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
Aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
Aku mengakui satu pembaptisan
Akan penghapusan dosa.
Aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat.
Amin.

Penulis: Ephitimia

Refrensi:

  • Theophilus, Apologia ad Autolycum, Book II, Chapter 15
  • Alkitab LAI Terjemahan Baru
  • Perjanjian Baru Byzantine, Yunani Koine
  • Matthew Henry Commentary
  • Catatan Alkitab Yerusalem
  • Tafsiran Alkitab Wycliffe
  • Jakobson, Roman. 1987. “The Poetry of Grammar and the Grammar of Poetry.” In Language in Literature. K. Pomorska and S. Rudy, eds. Pp. 121-144. Cambridge, MA: The Belnap Press of Harvard University.
  • Puji Syukur

One comment

Leave a Reply to Jeremia Ferdinand Immanuel Kamagie Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.