Tuhan sertamu

Sebelum gua masuk ke materinya, gua harus jelasin kalau puasa itu bukan karena untuk menumpuk amal, tidak ada amal yang ditumpuk lalu mendapatkan keselamatan, sebab Keselamatan itu anugerah(Ibrani 9:28), jadi puasa ini adalah bagian dari Ibadah umat Kristen selain sedekah(Matius 6:3) dan sembahyang(matius 6:6).

MAKNA KATA PUASA

Dalam KBBI arti kata puasa adalah “meniadakan makan, minum, dan sebagainya dengan sengaja (terutama bertalian dengan keagamaan)“, didalam Injil kata puasa ini berakar kata “νηστευω“(Nesteeuoo) yang bermakna “pantang dari sesuatu”, kata νηστευω ini sebanding dengan kata “tarak” yang bermakna “menahan hawa nafsu” yaitu hawa nafsu sex, makan, dll.
Didalam Alkitab tercatat Yesus melakukan puasa 40 hari 40 malam sebelum memulai karya mengajarNya:

Matius 4:2
Dan setelah BERPUASA empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

Disini juga dikatakan bahwa Yesus itu “lapar”, yang membuktikan bahwa kodrat manusia Kristus sungguh-sungguh nyata ada bersama kodrat IlahiNya didalam Hypostasis(Persona)Nya yang satu.

Dan Yesus juga mengindikasikan adanya puasa untuk pengikutNya:

Matius 6:17

Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,

kurang jelas ya, pake KJV aja deh

Matthew 6:17

But thou, when thou fastest, anoint thine head, and wash thy face;

Disini ditulis WHEN THOU FASTING, DISAAT KAMU BERPUASA, maka ada SAAT dimana pengikut Kristus berpuasa, kapan itu ?

Markus 2:18-20

Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: “Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”
Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.
Tetapi waktunya akan datang MEMPELAI ITU DIAMBIL DARI MEREKA, dan pada waktu itulah MEREKA AKAN PUASA.

Para MuridNya disini diibaratkan sebagai “sahabat mempelai laki-laki” dan Kristus diibaratkan sebagai “manten“, jadi para pengikut Kristus berpuasa saat manten-nya ini diambil, saat dimana Kristus naik ke Sorga, yang puasa ini dimaksudkan sebagai ekspresi penantian kedatangan Kristus yang kedua.
Dijelaskan lagi oleh Kristus mengapa pengikutnya nanti akan puasa:

Matius 9:16

Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.

dalam penjelasan “Catatan ayat Alkitab Yerusalem” dijelaskan bahwa baju tua ini bagaikan tradisi agama Yahudi yang sudah usang sebab kegenapan dari tradisi itu sudah datang yaitu Kristus, dan secarik kain disini adalah kegenapannya yaitu Kristus, baju tua ini tidak dibuang tetapi justru disulam dengan secarik kain ini, maksudnya disini tradisi Yahudi(yang dalam bahasan ini ditekankan kepada puasa) yang awalnya dipusatkan kepada peristiwa-peristiwa Israel dan Kurban tetap dilakukan, tetapi pusatnya bukan kepada peristiwa-peristiwa Israel dan Kurban binatang lagi melainkan terpusat kepada Kristus(Khristos-sentris), untuk itu mengapa saat masa pra-Paskah kita puasa, saat masa Advent(pra-Natal) kita puasa, dll.

PUASA GEREJA YANG TERCATAT DALAM ALKITAB

Sebelumnya udah gua jelasin tentang perintah puasa dari Kristus, yaitu puasa dilakukan setelah kenaikan Kristus ke Sorga, maka disini Kristus memberikan otoritas kepada Gereja untuk membuat aturan tata cara berpuasa termasuk saat-saatnya puasa. Saat-saat puasa ini juga tercatat didalam Alkitab:

Saat Liturgi

Kisah Para Rasul 13:2
Pada suatu hari ketika mereka BERIBADAH kepada Tuhan dan BERPUASA, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.”

Bahasa asli
ΠΡΑΞΕΙΣ(Praxeis/Kisah Para Rasul) 13:2 λειτουργουντων δε αυτων τω κυριω και νηστευοντων ειπεν το πνευμα το αγιον αφορισατε δη μοι τον βαρναβαν και τον σαυλον εις το εργον ο προσκεκλημαι αυτους

LEEITOURGONTOON de autoon too Kyrioo kai NESTEEUNTOON heipeem to Pneuma to Agion aforisate de moi ton Barnaban kai ton Saulon eeis to hergon ho proskeeklemai autous

ketika mereka BERLITURGI kepada Tuhan dan BERPUASA.

maka disini puasa dan Liturgi adalah hal yang sepaket, dan ini landasan kuat mengapa sebelum menerima Perjamuan Kudus(yang adalah bagian dari Liturgi) harus berpuasa. Gereja Orthodox dan Katolik secara eksplit mengatakan bahwa Perjamuan Kudus dan puasa itu suatu satu kesatuan, bila tidak puasa maka tidak bisa menerima Perjamuan Kudus. Dalam Gereja Lutheran, Marthin Luther menulis didalam Katekismusnya:

Tujuan puasa dan persiapan lahiriah mungkin baik. Namun, seseorang baru dapat dikatakan sudah siap dan layak menerima Perjamuan Kudus apabila ia percaya sepenuhnya akan kata-kata ini: “Diserahkan dan ditumpahkan bagi kamu untuk pengampunan dosa-dosa”

Jadi posisi Gereja Protestan khususnya Lutheran mengindahkan secara faham tentang puasa saat Liturgi, tetapi tidak mewajibkan seperti Katolik dan Orthodox, sebab yang terpenting adalah mengetahui makna pengampunan dosa.

Saat Sembahyang Malam(diwaktu-waktu khusus)

2 Korintus 6:5

dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa;

Kurang nampol terjemahannya, coba kita lihat dalam bahasa aslinya:

ΚΟΡΙΝΘΙΟΥΣ B(2 Korintus) 6:5 εν πληγαις εν φυλακαις εν ακαταστασιαις εν κοποις εν αγρυπνιαις εν νηστειαις

En plegais een filakais en akatasiais hen kopois en AGRYPNIANIS en NESTEEIAIS

kalimat terakhirnya adalah DALAM SEMBAHYANG MALAM DAN PUASA, “Agrypnia” ini artinya “Sembahyang malam” atau dalam Gereja Barat disebut Sembahyang Vigil, karena memang di Alkitab bahasa Latin diterjemahkan “Vigil“:

2 Corinthios 6:5

in plagis, in carceribus, in seditionibus, in laboribus, in VIGILIIS, in jejuniis,

yang mana saat Vigil ini kita begadang yang ada artinya, maksudnya sembahyang sambil begadang, dan ini dilakukan secara meriah saat Hari Paskah, yang tentu saja dalam keadaan berpuasa juga, baru setelah selesai sembahyang bisa makan.

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT PUASA

gambar: ilustrasi orang Farisi yang sombong rohani

Sebelum gua kasih tau saat-saat puasa dan aturannya, sebelum ada kawanan yang kejang-kejang, lebih baik gua jelasin hal yang harus diperhatikan dulu.
Puasa sudah gua jelasin diatas adalah bagian Ibadah yang diajarkan Tuhan Yesus, disamping dari sedekah dan sembahyang, yang hal ini diajarkan saat Kotbah diatas bukit.
Kristus sangat membenci perilaku sombong rohani yang dilakukan banyak orang-orang Yahudi saat itu, oleh karena itu mengapa saat Kristus mengajarkan cara berpuasa, sedekah dan sembahyang selalu diajarkan bener-bener keras, contoh saja saat mengajarkan tentang sedekah:

Matius 6:2

Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: SESUNGGUHNYA MEREKA SUDAH MENDAPAT UPAHNYA.

Wih ngeri banget ini, ini hal yang selalu bikin gua takut untuk poto-poto pas lagi Ibadah, niatnya mau dapat merasakan Cinta Allah eh malah dapet pujian manusia. Kenapa begini ? kok kejam banget Tuhan sama kita ? kok ngeksis sedikit salah ?. Sebenernya ini bukan karena Tuhan kejam atau benci kita ngeksis, karena Kasih Allah itu selalu berlimpah-limpah ampe tumpeh-tumpeh, yang jadi masalahnya adalah kita gk bisa peka sama CintaNya Allah kalau niat kita Ibadah aja untuk manusia, berarti kita cinta manusia yang melihat Ibadah kita dong bukan cinta Allah, oleh karena ini iman dan perbuatan itu suatu satu kesatuan, perbuatan Ibadah lu ya harus dibarengin dengan hati yang hanya difokuskan kepada Allah, BUKAN MANUSIA.
Oleh karena ini, Kristus ngingetin para pengikutNya, supaya Ibadah ini gk jadi riya dan malah bikin kita susah peka sama Cinta Allah, walau memang cara penyampaianNya cukup greget dan monohok:

Matius 6:16

“Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Maksud dari Yesus “sudah mendapat upahnya” disini, pujian atau tanggapan “waw” dari orang yang mengetahui Ibadahnya, sehingga karena “niat” Ibadah yang salah ini, yang awalnya Ibadah biar peka sama cinta Allah eh malah jadi kubangan lumpur yang menghisap kita kepada kesombongan. Makanya kalau lagi puasa ya cukup gitu kita apdet status pas Rabu Abu aja “Met Rabu Abu ea, met puasa”, udah gini aja cukup, gausah hyper aktif ngelakuin hal yang berlebihan, nanti itu bisa jadi kubangan lumpur yang menghisap untuk kita.

TATA CARA PUASA DAN WAKTUNYA

gambar: Perjamuan Kudus dalam Gereja Orthodox

Sebelum Perjamuan Kudus(setiap Minggu bagi Katolik dan Orthodox)

Katolik.
Minimal 1 jam puasa tidak makan dan minum sebelum Misa, kecuali kalau memang dibutuhkan bisa minum obat dan air(bdk. KHK 919)

Gereja Timur.
Tidak makan dan minum sama sekali dari tidur sampai menerima Perjamuan Kudus(bdk. Orthodoxwiki).

Protestan.
Luther memandang baik puasa sebelum Perjamuan Kudus, tapi tidak mewajibkannya(bdk. Katekismus Luther).

Pra Paskah

Gereja Barat(Katolik dan beberapa Protestan).
Dalam Gereja Katolik dan sepertinya ini cukup mewakili pandangan hampir semua Gereja Barat, ya walaupun tata caranya di Indonesia untuk Gereja Protestan kurang diberitahukan *ahokahok*. Dalam Gereja Barat saat hari Rabu Abu dan Jumat Agung itu dilakukan puasa sehari penuh(tidak makan dan minum). Selain puasa penuh ini, selama masa pra-Paskah(40 Hari bila dihitung tanpa Minggu sampai Jumat Agung, atau 44 Hari bila dihitung Minggu sampai Jumat Agung) pantang memakan daging, telur, garam, jajan atau roko, dan masih bisa menambah pantang makanan lain yang kita suka, selama sehari hanya boleh makan kenyang sekali. Nah selain makanan juga ditekankan aktivitas yang disukai untuk dihentikan atau dikurangkan, contoh: main game, nonton tv, internetan, berhubungan intim dengan istri(?), dll.

Gereja Timur(Orthodox dan Katolik Timur).
Puasa dimulai saat hari senin setelah Minggu Pengampunan, yang mana selama masa pra-Paskah(6 pekan kalau Pekan Suci tidak dihitung) sampai selesai tidak boleh makan daging, ikan, susu, madu, telur, dll hasil binatang(berarti termasuk kopi luwak dan kencing onta kayanya), porsi makanan juga dikurangi misalnya: tadinya makan 3x sehari jadi 2x atau 1x sehari, namun pada hari Sabtu dan Minggu boleh memakan ikan. Aktivitas yang disukai juga dihentikan atau dikurangi seperti internet, nonton tv, main game, dll. Dalam Gereja Orthodox selama puasa apapun itu, kegiatan malam suami istri dihentikan, gk ngerti ? maksudnya gk boleh ena ena, jadi kalau masa puasa 6 pekan ya full 6 pekan itu gabisa berhubungan badan.

Adventus(Pra Natal)

Gereja Barat.
Dibuka saat Minggu ke3 saat masa Adven sampai Natal.
Tata Cara sama kaya pra-Paskah.

Gereja Timur.
Puasa dilakukan selama 40 hari sebelum Natal. Tata Cara sama seperti masa pra-Paskah.

MAKNA DAN TUJUAN PUASA

Matius 4:4
Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Ngapain sih puasa ?

Matius 26:41
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

Daging ini lemah, udah gitu manja pula dan selalu diturutin, saat puasa ini si daging ini kecubit oleh penguasaan diri kita karena gk dikasih makan, gunanya untuk penguasaan diri dan fokus saat doa, makanya kalau puasa ya gk ada yg paling sering dilakuin selain doa(terkecuali kerja).

kenapa gk makan daging ? maknanya sebagai melawan kedagingan, dan ada yang memaknai juga sebagai mengembalikan manusia sebelum kejatuhan, sebab dalam Alkitab sebelum manusia jatuh dalam dosa, manusia tidak mengkonsumsi daging:

Kejadian 1:29-30

Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.
Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.

Puasa tidak makan daging ini juga dilakukan oleh Nabi Daniel :

Daniel 10:3
makanan yang sedap tidak kumakan, daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku dan aku tidak berurap sampai berlalu tiga minggu penuh.

ini itu gabisa, ribet amat sih, gunanya buat apa ? untuk penyangkalan diri:

Matius 16:24
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Refrensi:

  • Catatan Ayat Alkitab Yerusalem
  • Kitab Hukum Kanonik
  • Katekismus Luther
  • Orthodoxwiki

Penulis: Ephitimia

Disunting oleh: serbet

3 comments

Leave a Reply to Bebekgoreng Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.