Tuhan sertamu

Dalam KBBI, Cinta berarti “suka sekali” dan “sayang benar“, ini bukan cuman sekedar “suka” atau sekedar “sayang” tapi “suka sekali” dan “sayang benar“.
Didalam Injil Yohanes 3:16, dalam terjemahan bahasa Inggris KJV ditulis:

John 3:16
For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life.

Karena ALLAH SUNGGUH MENCINTAI DUNIA(Kosmos) INI, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal

kita tahu bahwa Sang Firman Allah ini adalah hypostasis(realita konkrit) dari ALLAH YANG SATU, jadi saat Sang Firman Allah ini nuzul kedunia “seolah-olah” Allah menjulurkan TanganNya untuk menyelamatkan manusia yang ada dalam kubangan dosa dunia.

Yohanes 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Kita tahu banyak orang Kristen berkata “kasian Kristus itu udah disalib karena dosa-dosa kita, kita mencuri, berbohong, dll”, JAGA CAKAPMU.
Yang Kristus HAPUS DOSA ini bukan sekedar dosa kembangan tetapi DOSA secara hakikatnya dosa itu, saat dimana Adam dan Hawa memberontak melanggar ketetapan Allah, coba kita baca dalam bahasa aslinya:

ΙΩΑΝΝΗΝ(Yohanes) 1:29

τη επαυριον βλεπει [ο ιωαννης] τον ιησουν ερχομενον προς αυτον και λεγει ιδε ο αμνος του θεου ο αιρων την αμαρτιαν του κοσμου

Te hepaurion bleepeei ho Ioannes ton Iesoun herkhomenon pros hauton ke leegeei idee ho Hamnos tou Theou ho hairoon tin HAMARTIAN tou kosmou

HAMARTIAN disini adalah kata “dosa” secara tunggal bukan jamak, akar katanya adalah αμαρτία(hamartia) yang mana makna hamartia ini adalah melenceng dari target, contoh: si bangsat minggu pagi minta duit ama orang tua buat ke Gereja, eh tapi malah melenceng ke warnet. Maka disini “ke Gereja” adalah targetnya, tetapi yang dilaksanakan adalah “ke warnet”, maka disini si bangsat telah “hamartia“, telah melenceng, telah berdosa.
Paham disini arti kata hamartia ?, paham dong.
Hamartia ini mulai ada pada manusia saat Adam dan Hawa melanggar ketetapan Allah di taman eden(bdk. Kejadian 3:1-24), karena ini manusia selanjutnya juga anak-anak Adam yang adalah darah daging Adam, maka anak-anak Adam ini juga bisa melakukan “hamartia” seperti Adam, bahkan bisa dikembangkan, contohnya mulai ada pembunuhan manusia dimana Kain membunuh Habel(bdk. Kejadian 4:8), apalagi sekarang-sekarang ini kan makin gak karu-karuan, ada anak bunuh emaknya lah cuman gara-gara game nya di reset, ada suami bunuh istrinya lah gara-gara tempenya kegosongan, dll.

Allah menjulurkan TanganNya kedalam dunia ini, Sang Firman Allah turun kedalam dunia dan mengambil kodrat manusia ini gunanya untuk MEMBERSIHKAN DOSA ASAL DARI DALAM KODRAT MANUSIA yang bermula saat pemberontakan Adam dan Hawa di taman eden, jadi bukan cuman sekedar memangkas “daun dosa” tetapi Allah benar-benar memangkas “akar dosa”.
HAKIKAT DOSA ASAL ini yang dipangkas oleh Allah, bukan cuman sekedar kembangannya saja.
Apa itu dosa asal ?

Roma 6:23
Sebab UPAH DOSA IALAH MAUT; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

MAUT inilah efek samping dari keberadaan dosa asal DIDALAM KODRAT MANUSIA, karena orang sebaik apapun pasti mati, iya kan ? “UPAH DOSA IALAH MAUT” disini maksudnya “akibat dosa asal” yang dari Adam dan Hawa tadi, karena kita memakai tubuh yang asalnya dari Adam dan Hawa yang dapat mati karena dosa(bdk. Kejadian 2:17), maka kita juga “mewarisi” efek samping dari dosa tersebut yaitu MAUT, mau sebaik atau se sholeh apapun manusia PASTI ujung-ujungnya mati juga karena efek samping dari dosa ini.
Min tapi Nabi Henokh dan Nabi Elia kan langsung diangkat ke surga gk pake mati ? ntar mereka diakhir zaman akan datang kedunia terus mati(Wahyu 11:3-7).

Roma 5:21
supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Upah dosa(asal) adalah maut, tetapi kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk HIDUP YANG KEKAL.
Maka maksud Nabi Yohanes Pembaptis “Anak Domba Allah yang menghapus dosa(kata tunggal) manusia” disini adalah YESUS MENGHILANGKAN KEMATIAN DAN MEMBERIKAN HIDUP YANG KEKAL, ini maksudnya adalah kepercayaan terhadap hari kebangkitan, dan disinilah bedanya orang Kristen dan Yahudi, orang Kristen percaya ada hari kebangkitan oleh sebab Yesus telah mati dan bangkit, sedangkan orang Yahudi Saduki tidak percaya akan Kristus sebagai Mesias yang akan mati dan bangkit untuk mempersiapkan hari kiamat(kebangkitan).

Matius 22:23
Pada hari itu datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, BAHWA TIDAK ADA KEBANGKITAN. Mereka bertanya kepada-Nya:

Maka mati dan bangkitNya Yesus ini untuk memangkas si dosa asal yang berakibat maut ini, oleh sebab itu ada kebangkitan. Sedangkan penghapusan dosa secara total supaya kita dapat menyatu dengan Allah(bdk. 2 Petrus 1:4) itu adalah hal yang ada “laku-laku”-nya:

2 Petrus 1:4-9

Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.

Jadi ada perbuatan yang dilakukan untuk dapat menyatu dengan Allah, kita harus melakukan kebajikan, menambahkan pengetahuan, kasih terhadap saudara, dll.

Ya iya seluruh manusia telah dibersihkan dosa asalnya oleh sebab itu ada hari kebangkitan yang mana semua orang dari bangsa dan agama apapun akan dibangkitkan, TETAPI untuk “selamat” dalam artian “akan selamat” menyatu dengan Allah di Sorga itu hal yang harus kita KERJAKAN:

Filipi 2:12
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah KERJAKAN KESELAMATANMU dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

jadi disini KERJAKAN KESELAMATANMU bukan NIKMATILAH KESELAMATANMU.

Maka disini keselamatan yang Allah berikan kepada manusia adalah hal yang harus dikerjakan manusia BUKAN DINIKMATI.
Cinta yang Allah lontarkan kepada manusia adalah hal yang juga harus manusia lontarkan kepada Allah, sebab CINTA ITU DUA ARAH, mana bisa gua cinta sama Sandra Dewi sedangkan Sandra Dewi gk cinta sama gua ? INI NAMANYA BUKAN CINTA tapi ini namanya EGO sebab cinta itu hal yang harus saling dilontarkan oleh dua oknum atau lebih. Dan cinta ini hal yang harus DILAKUKAN, hal yang harus DIMANIFESTASIKAN, contoh: gua suka nih sama cewe, eh si cewe suka juga sama gua, tapi gua sama si cewe sama-sama tsundere, sama-sama pendam rasa suka masing-masing. Apa ini bisa disebut cinta ? ya enggak lah ! ini namanya bukan cinta tapi HASRAT YANG TERPENDAM*tayledig*, oleh karena ini Allah sudah MELAKUKAN CINTANYA, masa lu gk melakukan cinta kepada Allah juga dalam perbuatan baik, sembahyang, dll ?.
Harus DIMANIFESTASIKAN juga cinta ini, contoh: gua pacaran nih ama cewe, pasti gua harus kasih “tanda cinta” dong berupa materi seperti cincin, bunga, dll untuk supaya SI RASA CINTA ini ada WUJUDNYA untuk dilihatkan kepada “lawan cinta“. “Tangan Kanan” Allah menjadi manusia, Sang Firman Allah menjadi manusia ini, wafat dan bangkitnya Yesus Kristus ini adalah “bunga cinta” Allah kepada manusia, pertanyaannya MAUKAH KITA MENERIMA BUNGA CINTA INI ?

Oleh karena cintaNya Allah kepada manusia ciptaanNya, Allah telah “merentangkan TanganNya” lebar-lebar kepada manusia supaya dapat terselamatkan oleh Allah, selanjutnya terserah kita apakah “rentangan Tangan Allah” mau dibalas dengan pelukan(melakukan sesuai kehendakNya) atau dengan pergi dan menghiraukanNya(berbuat “hamartia”, melenceng dari kehendak Allah). Jadi, Allah itu sudah “berupaya” menyelamatkan kita, loh kitanya mau gak diselamatkan ?

Intinya, CINTAILAH ALLAH DALAM KEBENARAN(HAL YANG NYATA: PERKATAAN DAN TINDAKAN) MAKA CINTA ALLAH YANG TELAH DILONTARKAN ALLAH INI AKAN MEMUASKAN KITA.

Cinta tidak terkandung dalam merasakan hal-hal yang besar, namun memiliki keterikatan yang besar dan penderitaan untuk yang dicintai
-Yohanes dari salib-

Penulis: Ephitimia

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.