APAKAH KRISTEN ADALAH AGAMA ?

Tuhan sertamu !

Sekarang ini banyak banget orang Kristen yang pakai tag line “Kristen bukan Agama tapi Kristen adalah hubungan Allah dengan manusia”, ya gua gk menyalahi bagian “Kristen adalah hubungan Allah dengan manusia” karena memang begini adanya menurut iman Kristiani, tapi bagian “Kisten bukan agama” ini cukup membuat gua mual yang mana mual yang dihasilkan dari gua membaca kumpulan huruf nir-makna ini melebihi daripada mual gua waktu nyium kaus kaki yang terkena air hujan dan ditaruh ditempat lembab selama berhari-hari. Oke gua sudahi keluh kesah gua sampai sini, nanti gua jelasin asal mula munculnya kalimat konyol tadi.

MAKNA-MAKNA KATA AGAMA

Secara etimologis kata agama berasal dari dua kata yaitu a yang berarti tidak dan gam yang berarti pergi, jadi agama berarti tidak pergi, maksudnya disini adalah tradisi yang diteruskan dari generasi ke generasi entah secara darah atau hubungan sosial dan semacamnya.[1]
Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia “agama/aga·ma/ n ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya”.

1. Apakah Kristen adalah Agama jika dipandang dari sisi etimologi ?

Kalau dipandang dari sisi etimologinya, Kristen sudah jelas sesuai dengan kata “agama”, dan ini dibuktikan didalam Kitab Suci Kristen sendiri, kalau pake terjemahan ntar gua dibilang ngada-ngada kan, jadi gua pakai bahasa aslinya dulu baru terjemahannya oke, kuy kita baca:

ΘΕΣΣΑΛΟΝΙΚΕΙΣ Β 2:15
αρα ουν αδελφοι στηκετε και κρατειτε τας παραδοσεις ας εδιδαχθητε ειτε δια λογου ειτε δι επιστολης ημων

Thessalonikeis B 2:15
Ara oun adelphoi stekete kai krateite tas PARADOSEIS as edidakhthete eite dia logou eite di epistolis imoonoun

2 Thessalonians 2:15 (KJV)
Therefore, brethren, stand fast, and hold the TRADITIONS which ye have been taught, whether by word, or our epistle.

*terjemahan gua*
2 Tesalonika 2:15
Oleh karena itu saudara-saudari, berdirilah teguh dan peganglah Tradisi-tradisi yang mana telah kalian terima, baik itu secara lisan, maupun surat apostolik kami.

Kata παραδοσεις(paradoseis) dalam bahasa Yunani berasal dari dua kata yaitu para yang artinya dari dekat dan didomi yang artinya menyerahkan, jadi paradoseis artinya sesuatu hal yang berada didekat lalu diserahkan, atau hemat katanya “tradisi”,[2] dan memang dalam Alkitab Bahasa Inggris terjemahan King James Version kata “paradoseis” ini diterjemahkan menjadi “traditions”.
Maka disini bisa disimpulkan bahwa Kristen adalah “agama” jika dipandang dari sisi etimologi.

2. Apakah Kristen adalah agama jika dipandang menurut definisi dari KBBI ?

Tadi udah diulas secara sisi etimologis, lalu gimana jika dipandang menurut KBBI ? ya sudah jelas sekali jelas sesuai dong, ayo kita kupas satu-satu terus kita goreng, kuy :
– Sistem yang mengatur tata keimanan, ini udah jelas ada dong, buktinya disini:

Kisah Para Rasul 16:31
Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

dan masih banyak lagi selain ini, bahkan dalam Konsili-konsili Ekumenis masalah tata keimanan itu sangat dibahas secara detil supaya tidak ada benturan antara pengajaran yang satu dan pengajaran yang lainnya.

– peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa, ya jelas dong ada :

1 Korintus 14:26
Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.

jadi jelas ada aturannya, bahkan ditekankan lagi didalam ayat selanjutnya,

1 Korintus 14:40
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

– tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya, sudah jelas Kekristenan juga mengatur hal ini :

Matius 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Dan bahkan juga ada tata aturan didalam komunitas Kristen sendiri :

Matius 18:15-17
15. “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.
16. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.
17. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat(Yunani: Ekklesia, KJV: Church = Gereja). Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat(Gereja), pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah(Yunani: etnikos, KJV: heathen = bangsa/orang kafir) atau seorang pemungut cukai.

Maka disini bisa kita simpulkan bahwa Kristen adalah agama jika dipandang menurut KBBI.

KATA AGAMA DIDALAM ALKITAB

Ya kita tau ada banyak kata “agama” didalam Alkitab yang mana kebanyakannya ditujukan kepada tradisi dan hukum spiritual Yahudi a.k.a Yudaisme, tapi pernah gak sih lu nemuin kata “agama” yang ditujukan kepada kumpulan orang Kristen ? gak pernah ? makanya kuota internet tuh jangan cuman dipake untuk liat waifu kapal-kapalan aja, masih banyak hal yang berfaedah dapat lu cari di internet, okelah gua langsung kasih ayat-ayatnya aja oke:

ΙΑΚΩΒΟΥ 1:26-27
26. ει τις δοκει θρησκος ειναι εν υμιν μη χαλιναγωγων γλωσσαν αυτου αλλα απατων καρδιαν αυτου τουτου ματαιος η θρησκεια
27. θρησκεια καθαρα και αμιαντος παρα θεω και πατρι αυτη εστιν επισκεπτεσθαι ορφανους και χηρας εν τη θλιψει αυτων ασπιλον εαυτον τηρειν απο του κοσμου

IAKOVOU 1:26-27
26. Ei tis dokei THRESKOS einai en hymin mi khalinagoogoon glossan autou alla apatoon kardian autou toutou mataios i THRESKEIA
27. THRESKEIA kathara kai amiantos para Theoo kai Patri auti estin episkeptesthai arphanous kai khiras en ti thlipsei autoon aspilon eauton tirein apo tou kosmou

James 1:26-27
26. If any man among you seem to be RELIGIOUS, and bridleth not his tongue, but deceiveth his own heart, this man’s RELIGION is vain.
27. Pure RELIGION and undefiled before God and the Father is this, To visit the fatherless and widows in their affliction, and to keep himself unspotted from the world.

*terjemahan gua*
Yakobus 1:26-27
26. Jika ada seseorang diantara kamu tampak BERAGAMA, tetapi tidak mengekang lidahnya, tetapi menipu hatinya sendiri, AGAMA orang tersebut tampak sia-sia.
27. AGAMA yang sejati dan tidak bercacat dihadapan Allah, dan Sang Bapa adalah ini, mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

θρησκεια(threskeia) adalah kata dalam bahasa Yunani yang bermakna : Ibadah keagamaan yang terutama secara external terdiri atas upacara, disiplin keagamaan, agama-agama dunia, dan kesalehan.[3]
Jadi secara definisinya bisa kita lihat bahwa threskeia serupa seperti definisi “agama” dalam bahasa Indonesia, dan memang dalam terjemahan Alkitab KJV kata threskeia ini diterjemahkan menjadi religion yang mana “religion” ini kita semua tau bisa diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi “agama”. Masih gak percaya ? coba lu check di Google translate kata “agama” dari bahasa Indonesia ke bahasa Yunani pasti hasilnya θρησκεία(threskeia).

PENGGUNAAN KATA AGAMA OLEH TOKOH-TOKOH KRISTEN

– Martin Luther
Dalam buku “Dictionary of Burning Words of Brilliant Writers” yang ditulis oleh Josiah Hotchkiss Gilbert pada halaman 320, tercatat bahwa Martin Luther pernah menulis “true religion” yang ditujukan kepada Kristen.[4]

– Yohanes Kalvin
Yohanes Kalvin memiliki karya tulis yang ia beri judul “institutio Christianae religionis” atau bila diterjemahkan menjadi “pengajaran agama Kristen”.[5]

– Bapa Gereja, Tertulianus(hidup tahun 155-230, SEBELUM KONSTANTIN)
Dalam tulisannya “apologeticum” pasal 35, babang Tertu menulis istilah “verae religionis” yang artinya “agama yang benar”, istilah ini ditujukkan kepada iman orang Kristen yang pada saat itu mengalami penganiayaan oleh Kekaisaran Romawi.[6]

ASAL MULA PERNYATAAN KRISTEN BUKAN AGAMA

Gak ada yang tau pasti kapan dan dari siapa munculnya pernyataan konyol ini, menurut rationalwiki yang memulai tag line konyol ini kebanyakan dari Kristen Evangelikal yang ingin dianggap beda dan untuk kepentingan branding, dan yang pasti tag line konyol ini baru dimulai pada abad 20/21.
Tapi uniknya ada seorang pembawa acara di Amerika, namanya Bill O’Reilly, dia seorang Katolik tapi ikut ambil bagian dalam menyuarakan tag line “Kristen bukan agama”.[7]

KESIMPULAN

Secara linguistik, biblikal, dan patristik telah dibuktikkan bahwa Kristen adalah sebuah agama, adapun orang-orang Kristen yang menolak dan menentang menyebut Kristen sebagai agama, mereka hanyalah sekumpulan orang yang mengekspresikan syahwat kedangkalan pengetahuan mereka, dan dengan ego supaya “Kristen” benar-benar dibedakan dari “agama/kepercayaan” lain bahkan secara klasifikasi yang luas.

Refrensi

1. Penaraka: pengertian agama

2. Biblehub: παραδοσεις

3. Biblehub: θρησκεια

4. Wikiquote: Martin Luther

5. Sabda.net: Institutio

6. Tertulianus, Apologeticum

7. Rationalwiki: Christianity is not a religion

Penulis: Ephitimia

Tak Berkategori

MAKNA ARTIAN THEOLOGI: OUSIA, HYPOSTASIS, DAN HOMOOUSIOS VS HOMOIOUSIOS

Tuhan sertamu !

Sebenernya gua mau langsung bahas komparasi tritunggal sabelius yang modalisme vs Tritunggal Kristen beserta ketentuan formula baptisan Kristen, tapi gua takut otak lu semua pada pecah, jadi bertahap dulu ya kita kupas artian-artian dalam Theologi menyangkut Tritunggal dulu.

Sebelumnya gua mau jelasin kalau penjabaran tentang ajaran Kristen yang ditulis oleh Bapa-Bapa Gereja itu bukan maksud untuk memaksa memasukkan Allah didalam logika, Bapa Gereja Santo Agustinus mengatakan “Kalau engkau memahamiNya, Ia bukan lagi Allah”(Santo Agustinus, khotbah). Tetapi perkataan Santo Agustinus sudah jelas bukan mempertentangkan penjabaran-penjabaran menyangkut ajaran Kristen, sebab Santo Agustinus sendiri memiliki banyak tulisan yang menjabarkan iman Kristen dengan sangat tegas dan penuh hikmat, tatapi maksudnya adalah kita manusia yang belum sempurna tidak akan bisa mengetahui Allah yang diluar pikiran dan indra manusia, sebab pengetahuan akan Allah secara klimaks hanya akan kita dapatkan nanti setelah hari kebangkitan dan kita diangkat ke Surga untuk menyatu dengan Sang Ilahi(bdk. 2 Petrus 1:4). Penjabaran Para Bapa Gereja tentang iman Kristen ini adalah daya upaya manusia yang mencintai Allah untuk mengenalNya lebih jauh dengan mencari hal-hal tentangNya didalam Kitab Suci lalu mendeskripsikan hal-hal ini dengan kata-kata tegas untuk maksud agar tidak dipertentangkan oleh para bidat dan kafir, sebab iman dan akal budi itu tidak bertentangan, kalau iman dan akal budi bertentangan ya tidak mungkin Allah memberikan ilham Ilahi kepada Para Nabi dan Rasul untuk menulis Kitab Suci, yang tulisan ini sarat akan manusia penulisnya yang memiliki akal budi.

1. Ουσια(Ousia)

Ousia adalah kata dalam Bahasa Yunani yang digunakan oleh Para Bapa Gereja untuk bertheologi dan juga digunakan dalam Kitab Suci, diantaranya:

ΛΟΥΚΑΝ 15:12
και ειπεν ο νεωτερος αυτων τω πατρι πατερ δος μοι το επιβαλλον μερος της ουσιας και διειλεν αυτοις τον βιον

Loukan 15:12
Kai eeipeen o neeooteeros autoon too patri pater dos moi to eephiballon meeros tis OUSIAS kai dieeileen autois ton bion

Lukas 15:12
Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian HARTA MILIK(OUSIAS) kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.

Ousia memiliki akar kata ουσα(ousa) yang bermakna “ada” atau “menjadi” yang adalah bentuk feminim dari ειμι(eimi), kata ini juga dapat disejajarkan dengan to be dalam Bahasa Inggris seperti am, is, were, was, dll.

ΜΑΡΚΟΝ 5:25
και γυνη τις ουσα εν ρυσει αιματος ετη δωδεκα

Markon 5:25
Kai gyne tis OUSA een ruseei aimatos eeti doodeeka

Markus 5:25
Adalah(Ousa) di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan

Makna dari kata ousia yang digunakan dalam sastra-sastra Yunani adalah sebagai berikut:
– Sesuatu yang dimiliki oleh seseorang, kekayaan, harta benda.
– Keberadaan yang stabil (tetap), kenyataan yang tidak berubah.
– Sifat alami yang membentuk sesuatu menjadi anggota suatu kelompok atau jenis
– Milik yang substansial
– Dalam bentuk abstrak, eksistensi.
– Dalam bentuk konkrit, kenyataan primer mencakup segala perubahan dan proses alami.
– Dalam logika, substansi sebagai kategori.

Kata ousia ini dapat diterjemahkan kedalam bahasa Arab menjadi Dzat(bedakan dengan zat) atau dalam bahasa Latin menjadi Substantia, dapat juga diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi Hakikat.
Contoh penggunaannya adalah: cebong tolol dan cebong pinter walaupun berbeda jenis detilnya tetapi mereka tetap memiliki ousia yang serupa yaitu sama-sama cebong.

2. υποστασις(hypostasis)

Contoh penggunaan dalam Alkitab:

-Keyakinan

ΚΟΡΙΝΘΙΟΥΣ Β 9:4
μηπως εαν ελθωσιν συν εμοι μακεδονες και ευρωσιν υμας απαρασκευαστους καταισχυνθωμεν ημεις ινα μη λεγωμεν υμεις εν τη υποστασει ταυτη της καυχησεως

Korinthious B 9:4
Mipoos eean eelthoosin sun emoi makeedonees kai eeuroosin hymas aparaskeeuastous kataiskhynthoomeen imeis ina mi leegoomeen hymeeis een ti HYPOSTASEI tauti tis kaukhiseeoos

2 Korintus 9:4
supaya, apabila orang-orang Makedonia datang bersama-sama dengan aku, jangan mereka mendapati kamu belum siap sedia, sehingga kami — untuk tidak mengatakan kamu — merasa malu atas keyakinan(hypostasei) kami itu.

– Wujud/Persona

ΕΒΡΑΙΟΥΣ 1:3
ος ων απαυγασμα της δοξης και χαρακτηρ της υποστασεως αυτου φερων τε τα παντα τω ρηματι της δυναμεως αυτου δι εαυτου καθαρισμον ποιησαμενος των αμαρτιων ημων εκαθισεν εν δεξια της μεγαλωσυνης εν υψηλοις

Ebraious 1:3
Os oon apaugasma tis doksis kai kharaktir tis HYPOSTASEEOOS outou pheeroon tee ta panra too rimati dynameeoos autou di eeautou katharismon poiesameenos toon amartioon imoon eekathiseen een deksia tis megaloosynis een hypsilois

Ibrani 1:3
Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud(hypostaseeoos) Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

Secara etimologis kata hypostasis adalah kata benda feminim dari υφισιστημι(hyphisistemi), kata hyphisistemi sendiri berasal dari dua kata yaitu: υπο(hypo) yang berarti “di bawah” dan dan ιστημι(istemi) yang berarti “berdiri”, “mendirikan”, “meletakkan”, “menempatkan”. Jadi υφισιστημι(hyphisistemi) bermakna “menempatkan” atau “meletakkan” sesuatu di bawah

Secara konseptualnya hypostasis bermakna “sesuatu yang letaknya dibawah sesuatu”, misalnya dibawah ousia(substansi). Contoh: domba adalah suatu ousia(substansi), dibawah ousia domba ini terdapat hypostasis-hypostasisnya seperti domba garut, domba batak, domba manado, domba cina, dll, walaupun hypostasis-hypostasisnya ini berbeda secara ruang dan bentuk detilnya tetapi tetap memiliki ousia yang serupa yaitu sama-sama domba.

3. ομοουσιος(homoousios) vs ομοιουσιος(homoiousios)

-Homoousios berasal dari dua kata yaitu homo yang artinya “satu/tunggal” dan ousios(ousia) yang artinya “dzat” atau “hakikat”.
Contoh penggunaanya: dada dan perut adalah dua hal yang dapat diidentitikan tapi saling melekat dan tak terpisahkan oleh karena dada dan perut itu homoousios(satu hakikat) dari TUBUH.

-Homoiosios berasal dari dua kata yaitu homoi yang artinya “serupa” dan ousios(ousia) yang artinya “dzat” atau “hakekat”.

Contoh penggunaannya: perut Aura Kasih dan perut Prety Asmara adalah dua hal yang memiliki homoiousios(hakikat yang serupa) yaitu sama-sama perut, tetapi dapat diidentikkan secara total karena berbeda ruang, tidak saling melekat, dan berbeda dzat kepemilikannya, hanya saja dzat kepemilikannya SERUPA yaitu sama-sama perut tapi tetap TIDAK SAMA karena yang satu perutnya Aura Kasih dan yang satu perutnya Prety Asmara.

satu contoh lagi biar paham:
Aqua dan Le Minerale memiliki hakikat yang serupa(homoiousios) yaitu sama-sama air mineral, tetapi dapat diidentikkan secara total karena berbeda ruang dan tidak saling melekat, dan secara hakikatnya memang BERBEDA tetapi SERUPA(serupa tapi tak sama).

4. Penggunaan dalam menjelaskan Tritunggal:

Allah itu Ousia(Dzat/Hakikat) Yang Maha Tunggal, yang tidak ada satu Ousia pun dialam semesta ini yang serupa dengan Ousia yang Allah miliki, dan tidak ada satu makhluk pun didunia ini yang memiliki Ousia yang serupa dengan Allah. Didalam Dzat Allah Yang Maha Tunggal ini terdapat tiga realita konkrit(hypostasis) Allah Yang Maha Tunggal, yang mana tiga hypostasis ini dapat diidentikkan tetapi saling MELEKAT dan TAK TERPISAHKAN karena ada didalam SATU HAKIKAT(HOMOOUSIOS) yaitu ke-Allah-an.

Sebab Gereja, meskipun tersebar di seluruh dunia bahkan sampai ke ujung bumi, telah menerima dari para rasul dan dari murid- murid mereka iman di dalam satu Tuhan, Allah Bapa yang Mahabesar, Pencipta langit dan bumi dan semua yang ada di dalamnya; dan di dalam satu Yesus Kristus, Sang Putera Allah, yang menjadi daging bagi keselamatan kita, dan di dalam Roh Kudus, yang [telah] mewartakan melalui para nabi, ketentuan ilahi dan kedatangan, dan kelahiran dari seorang perempuan, dan penderitaan dan kebangkitan dari mati dan kenaikan tubuh-Nya ke surga dari Kristus Yesus Tuhan kita, dan kedatangan-Nya dari surga di dalam kemuliaan Allah Bapa untuk mendirikan kembali segala sesuatu, dan membangkitkan kembali tubuh semua umat manusia, supaya kepada Yesus Kristus Tuhan dan Allahkita, Penyelamat dan Raja kita, sesuai dengan kehendak Allah Bapa yang tidak kelihatan, setiap lutut bertelut dari semua yang di surga dan di bumi dan di bawah bumi
(St. Irenaeus, melawan bidat-bidat, I:10:1).

saran gua abis baca ini lu lanjut baca tentang Tritunggal

Penulis: Ephitimia

Tak Berkategori