Tuhan sertamu !

Dalam bahasa Yunani di Kitab Suci, kata yang dipakai untuk menyebut dosa adalah αμαρτια(amartia). Contoh:
ΡΩΜΑΙΟΥΣ 6:11
ουτως και υμεις λογιζεσθε εαυτους νεκρους μεν ειναι τη αμαρτια ζωντας δε τω θεω εν χριστω ιησου τω κυριω ημων
Romaious 6:11
Outos kai hymeis logizesthe eavtous nekrous men einai ti AMARTIA zontas de to Theo en Khristo Iesou to Kyrio imon
Roma 6:11
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
.
Kata amartia dalam bahasa Yunani ini adalah artian dalam olah raga panahan, yang mana bila panah tidak tepat dari sasaran disebut AMARTIA. Bisa dibilang kata amartia berarti melenceng dari target.
Walaupun terkadang tentang surga dan neraka suka dipakai artian-artian hukum seperti “penghakiman”, namun sejatinya perihal keselamatan bukanlah transaksi hukum tetapi SUATU PROSES. Yang mana di dalam kehidupan beragama akal budi, jiwa dan raga kita dilatih untuk suatu akhir yaitu bertemu dengan Allah. Kita dilatih supaya dapat merasakan kebahagiaan yang paripurna saat bertemu dengan Allah.
St Yohanes Klimakus, seorang Bapa Gereja pada abad ke 7 menulis suatu karya berjudul “pendakian tangga ilahi“. Dalam buku ini kehidupan manusia beriman digambarkan seperti menaiki sebuah tangga, jika kita dengan tekun melakukan laku-laku perbuatan baik maka sedikit demi sedikit kita akan naik ke atas, namun jika lalai sudah tentu saja akan turun sedikit demi sedikit dan bahkan jatuh terperosok.
Hal sebagaimana yang ada dalam Kitab Suci:
Filipi 2:12
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah KERJAKAN KESELAMATANMU dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
.
Jadi keselamatan itu bukan suatu hal yang sekedar diterima, tetapi juga HARUS DILAKUKAN, seperti dalam surat Yakobus, Rasul Yakobus menjelaskan bahwa iman tanpa perbuatan mati:
Yakobus 2:26
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
.
Jadi bukan hanya sekedar kita merasakan diri kita terselamatkan secara intelektual(akal budi) saja, namun juga HARUS DILAKUKAN iman tentang keselamatan ini.
“min lalu bagaimana dengan 1 Tesalonika 1:4 ?” oke mari kita baca:
1 Tesalonika 1:4
Dan kami tahu, hai saudara-saudara yang dikasihi Allah, bahwa Ia telah memilih kamu.
.
Ya benar, Allah memang memilih kita untuk diselamatkan, sebab Kristus datang untuk menghapus dosa-dosa dunia(bdk. Yohanes 1:29). Jadi ini adalah pemilihan secara masal, Allah memberikan keselamatan bagi seisi dunia secara cuma-cuma, selanjutnya APAKAH KITA MAU MENGERKAJAN KESELAMATAN INI ? APAKAH KITA MAU MELAKUKAN PERBUATAN-PERBUATAN IMAN ?
Kalau diibaratkan tangga klimakus dalam tulisan St Yohanes Klimakus, keselamatan itu bagaikan tangga yang diberikan secara cuma-cuma dari Allah BAGI SELURUH MANUSIA, tetapi selanjutnta tergantung pribadi kita sendiri APAKAH KITA MAU MENAIKI TANGGA YANG DIBERIKAN SECARA CUMA-CUMA OLEH ALLAH ? atau kita hanya mau berdiam diri saja sambil berteori ?
Surga dan neraka tidak berbicara tentang sistem jual beli ataupun sistem hukum sekolahan yang mana kalau kita berdosa mendapatkan point-point kesalahan yang dapat mengakibatkan dikeluarkan dari sekolah, tetapi SURGA ADALAH PROSES yaitu proses mencapai kebahagiaan yang paripurna di dalam kemuliaan Sang Ilahi.
Mari kita berlomba-lomba menaiki tangga Ilahi, bukan untuk menjadi siapa yang duluan, tetapi untuk mencapai tujuan akhir.

Kristus adalah garis awal, Kristus adalah jalan, dan Kristus adalah tujuan akhir.

Penulis: Ephitimia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.